2014/11/13

life's all fun and game.... then we grow up.

Nulis judulnya udah dari taun lalu, niat ngisinya baru sekarang, padahal udah bulan februari.

Sampe sekarang dan sepertinya seterusnya dan udah sering gue bilang, I despise changes. Constant and logical things are my source of energy. Tapi kan ya juli kemaren kekonstanan yang gue miliki dirampas gitu aja di sabuga. Pengangguran dua bulan, then there's what I call a hell-ish situation came.

Div kuliah magister.

Pindah dari bandung ke bintaro? Check.
Tinggal literally sendirian karena adek-adek ngekos di bandung-nangor dan mama pindah kerja ke cianjur? Check.
Nyetir sendiri bintaro-menteng padahal dulu ke senayan aja anti soalnya jauh? Check.
Ketemu dan kenalan sama orang yang sama sekali baru di kampus? Check.
Belajar mata kuliah yang sebagian-amat-besar baru gue tau ada gunanya? Check.

Things changed.
The past me maybe would froze, not able to process anything. And fundamentally, til now, those facts're still haunting my waking moment.

But I won't.
I can't freeze at all.
I mustn't.

So at some point, I just barely give a shit.